[Full Review] Goa Kreo, Waduk Jatibarang Dan Legenda Sunan Kalijaga

Diposting pada

Goodpiknik.com –Ada banyak pilihan wisata alam di semarang yang bisa kita kunjungi dan dijadikan obyek wisata pilihan loh. Salah satu wisata alam yang sedang hits di daerah semarang adalah Wisata Goa Kreo dan Waduk Jatibarang. Dua lokasi wisata ini tidaklah terpisah jarak atau berbeda tempat. Mengunjungi lokasi Goa Kreo berarti brarti juga akan mengunjungi objek wisata Waduk Jatibarang, karena lokasinya memang menjadi satu. Sekali dayung, dua wisata didatangi hehe..

Lokasi Goa Kreo dan Waduk Jatibarang ini berada di Dukuh Talun Kacang, Kel. Kandri , Kec. Gunung Pati, Semarang. Letaknya berada di semarang bagian selatan. Tempat wisata Goa Kreo di kelilingi oleh bendungan buatan manusia yang cukup besar, apalagi kalau bukan bendungan atau waduk Jatibarang. Udara yang masih sejuk dan kondisi alam yang menyegarkan adalah salah satu daya tarik dari salah satu wisata alam semarang ini. Langsung meluncuurr..

jalan curam ke Jembatan waduk jatibarang menuju goa kreo
jalan curam ke Jembatan waduk jatibarang menuju goa kreo. (foto: adit220393.blogspot.co.id)

Inilah Legenda Atau Sejarah Goa Kreo

Goa Kreo Semarang sebagai salah satu wisata semarang yang hits mempunyai kisah legenda atau misteri yang sudah diceritakan turun-temurun. Legenda Goa Kreo berawal saat kerajaan Demak ingin mendirikan Masjid Agung sebagai pusat peribadatan umat islam di sana. Atas dasar niat tersebut, berangkatlah salah satu wali pada jaman itu, yaitu Sunan Kalijaga untuk mencari kayu jati ke arah barat kerajaan Demak sebagai tiang utama dari masjid tersebut.

Singkat cerita, Sunan Kalijaga pun berhasil menemukan kayu jati yang dimaksud. Nah, untuk mempermudah membawa kayu jati tersebut ke Demak, Sunan Kalijaga memotong kayu jati tersebut dan menghanyutkannya melalui aliran sungai menuju Demak. Tapi sayang, dalam proses menghanyutkan kayu jati tersebut, di salah satu bagian sungai, kayu jati nya malah menyangkut dan tidak bisa terbawa arus menuju Demak.

Berbagai usaha dan bantuan puluhan orang sudah dicoba oleh sunan Kalijaga untuk menghanyutkan kembali kayu jati tersebut, namun semua usahanya sia-sia. Lalu, beliau pun mengistirahatkan rombongannya dan memohon petunjuk dari Yang Maha Kuasa. Sunan Kalijaga mencari tempat yang sepi dan menemukan sebuah Goa. Akhirnya, beliau menyepi ke dalam goa di atas bukit untuk berdoa.

Baca Juga :  [Full Review] Hutan Penggaron Semarang, Tempat Outdoor Paling Seru

Tiba-tiba, entah dari mana asalnya, datangnya empat ekor monyet yang masing-masing mempunyai warna merah, putih, kuning dan hitam. Atas ijin Yang Maha Kuasa, ternyata monyet-monyet itul dapat membantu menghanyutkan kembali kayu jati yang tersangkut di sungai. Akhirnya sunan Kalijaga pun menjadi lega atas kejadian tersebut.

Pada awalnya, monyet-monyet itu ingin sekali mengikuti Sunan Kalijaga menuju ke Demak. Akan tetapi, oleh sunan Kalijaga mereka disuruh tetap tinggal di dalam Goa untuk menjaga tempat tersebut sampe keturunan mereka kelak. Dan para monyet pun menuruti perintah beliau.

Sunan kalijaga pun berpesan pada ke empat ekor monyet tersebut: “Yen ngono, guwo iki REHO tekan anak putumu tekan suk tembe mburi nganti rejaning jaman. Ning pawelingku, ojo nganti kowe kabeh lan sak anak putumu nggawe rusak lan ngganggu deso-deso sak kiwo tengene kene (kalau begitu , goa ini kalian kelola (REHO) sampai anak cucumu kelak. Satu pesanku, jangan sekali-kali kamu dan anak cucumu merusak dan mengganggu desa-desa disekitar sini)”

Trending Lainnya:

[Full Review] Serunya Berfoto di Old City 3D Trick Art Museum Semarang

[Full Review] Tugu Muda Semarang Dan Tragedi Memilukan Di Baliknya

Setelah mendengar mandat dari sunan Kalijaga, para monyet tersebut kembali ke perbukitan dan menghilang dari rombongan. Dari pesan sunan Kalijaga itulah, asalah muasal nama goa Kreo. Dari kata “Reh-o” atau “Reh-en” lama-lama masyarakat desa setempat menyebut Goa tempat tinggal monyet tadi menjadi Goa Kreo.

Goa Kreo semarang
Goa Kreo semarang. (foto: anekawisataseru.com)

Gambaran Kondisi Goa Kreo Sebagai Objek Wisata Semarang Yang Hits

Begitu masuk ke lokasi wisata Goa Kreo, maka pemandangan khas yang langsung terasa adalah = “banyak sekali (saudara kita) monyet berkeliaran” hehe. Monyet atau kera-kera tersebut merupakan kera liar tapi jangan khawatir ya, mereka sudah terbiasa dengan kehadiran manusia. Hanya saja, berhatilah-hatilah apabila Kamu membawa sesuatu yang di jinjing seperti makanan atau minuman, karena kera-kera tersebut akan langsung mendekat dan mengerubuti kita. Bukan untuk minta tanda tangan, tapi untuk menjambret makanan/ minuman Kamu, Hiii..

Baca Juga :  [Full Review] Menikmati Ademnya Taman Srigunting Kota Lama Semarang

Goa Kreo sebagai salah satu wisata alam semarang sebenarnya bukan obyek wisata yang benar-benar baru. Obyek wisata Goa Kreo semarang ini semakin ramai dikunjungi setelah adanya pembangunan Waduk Jatibarang disertai dengan pembangunan jembatan penghubung yang melintasi waduk Jatibarang menuju lokasi Goa Kreo. Jembetannya keren loh, beneran.

Selain sebagai penghubung menuju Goa Kreo, Jembatan yang dibangun ini sangat cocok dipakai untuk lokasi berfoto karena lokasinya yang membelah waduk. Sangat seru bila berfoto beramai-ramai bareng temen-teman ataupun pasangan kita jembatan ini.

Goa Kreo ini ukurannya tidak begitu besar dan tidak ada penerangan yang menyinari kondisi di dalam Goa. Untuk menuju ke lokasi Goa, pengunjung harus berjalan kaki melewati jalanan sedikit curam menuju jembatan untuk menyebrangi waduk jatibarang. Baru deh, sampai ke goa Kreo. Tapi, semua kecapekan tersebut setimpal dengan pemandangan alam kondisi wisatanya kok. *PasangMukaBijak

Jembatan waduk jatibarang menuju goa kreo
Jembatan waduk jatibarang menuju goa kreo

Akses Rute Menuju Ke Lokasi Wisata Goa Kreo dan Waduk Jatibarang

Bagi Kamu yang masih juga bingung lewat mana rute menuju ke lokasi wisata Goa Kreo dan Waduk Jatibarang ini, cukup manfatkan bantuan Google Maps dari smartphone Kamu dengan cara:

  • Download Google Maps di Play Store, kalau belum mempunyai aplikasi ini
  • Aktifkan fungsi GPS pada smartphone Kamu
  • Buka aplikasi Google Maps
  • Ketik Goa Kreo dan Waduk Jatibarang dibagian pencarian
  • Apabila sudah ketemu, klik pada tombol “Petunjuk Arah atau Direction
  • Saat GPS Kamu Aktif, maka Google Maps akan memberikan rute dari lokasi Kamu berada menuju tempat Goa Kreo dan Waduk Jatibarang
  • Klik tombol “Mulai atau Start
  • Kamu akan dipandu secara Langsung (Real Time) oleh Aplikasi ini menuju lokasi wisata Goa Kreo dan Waduk Jatibarang
  • Akan ada suara pemandu yang mengarahkan arah perjalanan Kamu
  • Kamu bisa memilih bahasa pemandu ini dengan masuk ke pengaturan (settings) Google Maps, pilih pengaturan navigasi (navigation settings), lalu pilih suara (voice), lalu klik bahasa pemandu yang Kamu pilih.
  • Jangan lupa membawa power bank ya, karena menjalankan GPS aplikasi ini membutuhkan daya baterai yang lumayan
Baca Juga :  [Full Review] Pasar Semawis Semarang, Tempat Kuliner Yang Selalu Meriah

Goa Kreo Menjadi Tempat Wisata Semarang Terkini Yang Wajib Dikunjungi

Objek wisata Goa Kreo di Semarang ini memang sayang untuk dilewatkan. Selain kondisi cuacanya yang lumayan sejuk, obyek wisata Goa Kreo menawarkan beberapa poin plus untuk pengunjung nikmati ketika berada di lokasi, yaitu:

  • Trekking ke Goa Krea
  • Air Terjun
  • Gazebo
  • Panggung Hiburan (kalau pas ada acara yah)
  • Rumah Makan Khas Semarang
  • Jembatan eksotis di Waduk Jatibarang
wisata perahu di bendungan jatibarang. (foto: ulinulin.com)

Poin Plus dari lokasi wisata Goa Kreo ini adalah:

  • Pemandangan Alam yang sejuk
  • Menawarkan spot photo yang menarik
  • Bisa berinterakasi dengan monyet/ kera secara langsung (kalau berani hehe..)
  • Tiket masuk Goa Kreo yang murah, yaitu IDR 4.000 /orang

Poin Minus dari lokasi wisata Goa Kreo ini adalah:

  • Keisengan monyet yang suka menyerobot apa yang kita bawa (masih ragu sih plus apa minus haha)

Itulah tadi sedikit ulasan mengenai obyek wisata semarang, yaitu Goa Kreo dan Waduk Jatibarang. Semoga bisa memandu kegiatan wisata Kamu di semarang. Apabila Kamu menyukai informasi yang ada di dalam artikel ini, mohon share ke teman jejaring sosial Kamu ya karena bisa jadi sharing Kamu dapat bermanfaat untuk teman-teman yang lain.

Selamat mencoba..

 

Gambar Gravatar
Kontributor aktif dari goodpiknik.com. Silahkan melihat berbagai review tempat piknik yang keren-keren di web ini. Jangan lupa berikan komen dan ratingnya ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *