Lawang Sewu Semarang

[Full Review] Lawang Sewu Semarang, Sejarah & Cerita Mistisnya

Goodpiknik.com – Nama Lawang Sewu atau dalam bahasa indonesia berarti “Pintu Seribu” pasti sudah tidak asing lagi bagi kita, apalagi kalau kita pergi ke semarang. Yes, Lawang Sewu Semarang adalah sebuah bangunan peninggalan jaman belanda yang masih tetap terawat sampai saat ini. Banyak kisah sejarah maupun mistis yang membuat gedung tua ini semakin terkenal. Apalagi sejak dipakai syuting acara “pencarian makhluk halus” itu. Antara serem dan penasaran haha..

Lokasi Lawang Sewu berada di tengah kota Semarang, tepatnya berada di komplek Tugu Muda. Apabila Kamu melintas di bundaran Tugu Muda Semarang, maka bangunan Lawang Sewu akan tampak jelas dengan ciri khasnya yang mencerminkan bangunan jaman kolonial. Sebagai salah satu tempat wisata di semarang, Lawang Sewu mempunyai cerita sejarah panjang maupun cerita misteri yang banyak beredar di masyarakat. Yuk, langsung aja Kita lanjut reviewnyaa..

suasana Lawang Sewu Semarang
suasana Lawang Sewu Semarang. (foto: jateng.merdeka.com)

Sejarah Lawang Sewu Semarang

Sejarah Lawang Sewu dimulai sejak jaman penjajahan belanda. Bangunan Lawang Sewu dibangun pada 24 Februari 1904, dan selesai pada tahun 1907. Lawang Sewu semula bernama Het hoofdkantor van de Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (Kantor Pusat NIS). *Berani taruhan, pasti gak Kamu baca kan bahasa belandanya, cuma di skip doang hahaha..

Nah, nama Lawang Sewu muncul sebagai sebutan karena saking banyaknya pintu yang ada di bangunan tersebut walaupun sebenarnya jumlahnya tidak sampai 1.000 buah (kalau gak percaya, coba ya hitung sendiri :P). Gedung Lawang Sewu ini dahulu digunakan sebagai kantor administrasi kereta api pada jaman kolonial belanda.

Lawang Sewu Semarang dirancang oleh orang asing bernama Prof. Jacoeb F. Klinkhamer dan B.J. Quendag yang keduanya berdomisili di Belanda. Apabila dilihat dari cetak biru rancangan Lawang Sewu, terdapat keterangan bahwa denah bangunan ini di gambar di Amsterdam pada tahun 1903, serta segala kelengkapan gambarnya di tandatangani di Belanda pada tahun 1903.

Bahan-bahan bangunan Lawang Sewu didatangkan langsung dari Belanda. Tiang-tiang utama bangunan terbuat dari batu dengan sistem knock down karena pada saat itu belum dikenal sistem bangunan beton. Batu-batu tersebut konon di datangkan langsung dari belanda, namun pemasangannya dilakukan oleh para pekerja lokal. Dapat UMR gak ya pekerja lokalnya? Hik..

Baca Juga :  [Full Review] Kota Lama Semarang: Tempat Wisata Yang Selalu Hits

Saat ini, Lawang Sewu telah mengalami renovasi pada tahun 2011 untuk mempertahankan kelestarian bangunannya, tanpa mengurangi konsep dasar bangunan itu sendiri. Hmm.. masih gagah berdiri sampai sekarang kok, malah makin keren untuk lokasi wisata semarang.

Lawang Sewu Semarang pada malam hari
Lawang Sewu Semarang pada malam hari. (foto: tabloidwisata.com)

Inilah Misteri Lawang Sewu yang banyak diperbincangkan masyarakat

Sebagai salah satu bangunan tua dan kuno, lawang Sewu telah di identikkan dengan kisah-kisah misteri yang ada di dalam gedung bangunan. Cerita misteri Lawang Sewu ini semakin terkenal sebagai tempat angker sejak bangunan ini digunakan lokasi syuting salah satu stasiun TV Swasta Indonesia yang bertema misteri pada tahun 2003.

Cerita Misteri Lawang Sewu ini muncul karena konon Basement bangunan tua dan kuno ini dahulu adalah bekas penjara tawanan perang jaman penjajahan. Berbagai penyiksaan dilakukan dengan keji terhadap para pejuang kemerdekaan yang tertangkap, bahkan sampai meregang nyawa. Kejam!

Selain rumor tersebut, di lokasi gedung Lawang Sewu ini pernah terjadi pertempuran hebat selama 5 hari pada tanggal 14 – 19 Oktober 1945 antara para pemuda pejuang kemerdekaan dengan pasukan Jepang. Banyak korban berjatuhan di kedua belah pihak. Kabarnya, banyak mayat tentara jepang maupun Indonesia yang akhirnya dikuburkan di halaman gedung Lawang Sewu. Kuburan massal ini dilakukan karena sudah tidak memungkinkan untuk melakukan proses penguburan para prajurit yang meninggal ini satu-persatu secara normal.

Saat ini, para pejuang yang telah gugur pada pertempuran 5 hari tersebut secara simbolis telah dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan sebagai salah satu penghormatan oleh pemerintah. Namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana nasib para prajurit jepang yang tewas pada pertempuran tersebut? Karena di Indonesia tidak pernah ada yang namanya Kuburan Jepang. Arwah penasaran..? Siapa yang tahu..

Cerita perjuangan itulah yang mendasari berbagai kisah mistis yang ada di gedung Lawang Sewu Semarang. Kita hanya bisa mendengarkan kisah-kisah misteri Lawang Sewu itu di masyarakat tanpa bisa menghadirkan saksi hidup saat ini.

Baca Juga :  [Full Review] Pantai Marina, Wisata Alam Di Suasana Kota Semarang
Lukisan dua wanita di kaca patri Lawang Sewu Semarang
Lukisan dua wanita di kaca patri Lawang Sewu Semarang. (foto: petervelthoen.nl)

Gambaran Kondisi Lawang Sewu Sebagai Obyek Wisata Semarang

Sebagai salah satu gedung peninggalan jaman Belanda, Lawang Sewu mempunyai arsitek yang khas jaman kolonial. Total ada 1 bangunan utama dan 4 bangunan lainnya yang ada di dalam komplek Lawang Sewu. Bangunan utama adalah bangunan yang paling besar di antara bangunan lainnya. Terdapat Basement di bawah bangunan dengan sirkulasi udara yang tembus di bawah kaki-kaki bangunan.

Pada bangunan Utama, terdapat lukisan kaca dengan gambar 2 (dua) orang wanita yang hanya tampak bila di lihat dari dalam gedung. Sedangkan bangunan lainnya ada yang difungsikan sebagai kantin, museum maupun perpustakaan. Apabila Kamu mempunyai rencana segera menikah, maka Lawang Sewu menjadi salah satu alternatif Spot Photo Pre Wedding yang terbaik di Semarang.

Trending Lainnya:

[Full Review] Menjelajah Klenteng Sam Poo Kong Dan Kisah Laksamana Cheng Ho

[Full Review] Pantai Marina, Wisata Alam Di Suasana Kota Semarang

Terdapat jasa pemandu apabila kita ingin tahu lebih detail sejarah Lawang Sewu ini. Kita juga akan dibantu untuk memotret dengan spot-spot photo terbaik yang ada di Lawang Sewu. Apabila Kamu baru pertama kali mengunjungi Lawang Sewu, sangat disarankan untuk memakai jasa pemandu ini agar lebih tahu detail sejarah dan cerita mengenai Lawang Sewu Semarang. Biaya untuk jasa pemandu ini sebesar IDR 50.000 dan bisa ditanggung rame-rame kalau datang bareng rombongan. Biar hemat hehe..

Sedangkan untuk tiket masuk ke lokasi Lawang Sewu Semarang ini dikenakan tarif IDR 10.000 untuk dewasa dan IDR 5.000 untuk pelajar atau anak-anak. Dulu, pengunjung diperbolehkan untuk masuk ke dalam lokasi basement Lawang Sewu dengan membayar IDR 30.000. Tapi saat ini, basement Lawang Sewu Semarang sudah tertutup untuk pengunjung. Tangga masuk ke lokasi bawah tanah itupun juga sudah di copot oleh pihak pengelola. Alasannya untuk menjaga kondisi basement bangunan agar tidak rusak. Kalau menurut Kamu, kenapa alasannya?

Baca Juga :  [Full Review] Water Blaster Semarang: Waterpark Paling Seru dan Terlengkap
Kondisi Basement Lawang Sewu Semarang
Kondisi Basement Lawang Sewu Semarang. (foto: rynari.wordpress.com)
Akses Rute Menuju Ke Lokasi Wisata Lawang Sewu Semarang

Nah, bagi Kamu yang masih juga bingung lewat mana rute menuju ke lokasi wisata Lawang Sewu Semarang ini, cukup manfatkan bantuan Google Maps dari smartphone Kamu dengan cara:

  • Download Google Maps di Play Store, kalau belum mempunyai aplikasi ini
  • Aktifkan fungsi GPS pada smartphone Kamu
  • Buka aplikasi Google Maps
  • Ketik Lawang Sewu Semarang dibagian pencarian
  • Apabila sudah ketemu, klik pada tombol “Petunjuk Arah atau Direction
  • Saat GPS Kamu Aktif, maka Google Maps akan memberikan rute dari lokasi Kamu berada menuju tempat Lawang Sewu Semarang
  • Klik tombol “Mulai atau Start
  • Kamu akan dipandu secara Langsung (Real Time) oleh Aplikasi ini menuju lokasi wisata Lawang Sewu Semarang
  • Akan ada suara pemandu yang mengarahkan arah perjalanan Kamu
  • Kamu bisa memilih bahasa pemandu ini dengan masuk ke pengaturan (settings) Google Maps, pilih pengaturan navigasi (navigation settings), lalu pilih suara (voice), lalu klik bahasa pemandu yang Kamu pilih.
  • Jangan lupa membawa power bank ya, karena menjalankan GPS aplikasi ini membutuhkan daya baterai yang lumayan

Lawang Sewu Menjadi Tempat Wisata Semarang Terkini Yang Wajib Dikunjungi

Wajib hukumnya untuk mampir kelokasi wisata lawang sewu ini apabila Kamu pergi wisata ke Semarang. Apabila Kamu ingin mendapatkan pengalaman yang lebih mengesankan, maka datanglah ke lokasi Lawang Sewu pada malam hari. Tenang saja, kalau tidak berani sendirian, maka pakailah jasa pemandu yang ada di lokasi wisata. Kan bisa merinding bareng-bareng ehehehe..

Itulah tadi ulasan mengenai obyek wisata semarang, yaitu Gedung Lawang Sewu Semarang. Semoga bisa memandu kegiatan wisata Kamu di semarang. Apabila Kamu menyukai informasi yang ada di dalam artikel ini, mohon share ke teman jejaring sosial Kamu ya karena bisa jadi sharing Kamu dapat bermanfaat untuk teman-teman yang lain.

Selamat Piknik..



Published by Gieniesta

Menulis buat kamu :)

Leave a Reply

Your email address will not be published.