[Full Review] Masjid Agung Semarang Dan Keberadaan “Payung Masjid Nabawi”

[Full Review] Masjid Agung Semarang Dan Keberadaan “Payung Masjid Nabawi”

Goodpiknik.com –Satu lagi pilihan tempat wisata semarang adalah Masjid Agung Semarang atau dikenal juga dengan nama Masjid Agung Jawa Tengah. Masjid Agung Semarang berada di Jl. Gajah Raya, Kel. Sambirejo, Kec. Gayamsari, Semarang. Masjid ini menjadi salah satu ikon masjid modern di jawa tengah karena memiliki payung mirip yang ada di Masjid Nabawi, Madinah.

Apabila kita termasuk salah satu penyuka wisata religi, maka Masjid Agung Semarang ini bisa menjadi destinasi wisata religi yang bagus di Jawa Tengah. Masjid Agung Semarang ini merupakan salah satu Masjid bersejarah yang mempunyai daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, terutama Payung Masjid Agung Semarang.

Masjid Agung Semarang, Jawa Tengah
Masjid Agung Semarang, Jawa Tengah (foto: dolandolen.com)

Sejarah Masjid Agung Semarang, Jawa Tengah

Sejarah Masjid Agung Semarang atau dikenal juga Masjid Agung Jawa Tengah masih ada hubungannya degan masjid Besar Kauman, Semarang. Tanah wakaf yang diatasnya di bangun Masjid Agung Semarang ini dulunya pernah terjadi kasus yang lumayan rumit. Kasus ini bermula dari keputusan Badan Kesejahteraan Masjid untuk melakukan proses tukar guling tanah wakaf Masjid Kauman dengan Tanah di Demak melalui PT. Sambirejo yang kemudian berpindah tangan kepada PT. Tensindo.

Setelah melalui proses perjuangan yang panjang dari berbagai pihak, akhirnya tanah wakaf Masjid Besar Kauman berhasil kembali. Lalu, proses pembangunan Masjid Agung Semarang pun bisa dimulai, yaitu pada tanggal 6 Juni 2001. Koordinasi pembangunan masjid dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah saat itu dengan membentuk Tim Koordinasi Pembangunan Masjid Agung dengan pembiayaan APBD hasil persetujuan DPRD Jawa Tengah.

Tepat pada tanggal 6 September 2002, pada hari Jumat pembangunan Masjid Agung Semarang benar-benar dimulai dengan diandai dengan peletakan tiang pancang pertama oleh Menteri Agama saat itu. Pembangunan Masjid Agung Semarang ini juga di dukung oleh dunia internasional dengan datangnya tujuh perwakilan negara sahabat, yaitu UEA, Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Mesir, Abu Dhabi dan Palestina.

Baca Juga :  [Full Review] Menjelajah Klenteng Sam Poo Kong Dan Kisah Laksamana Cheng Ho

Masjid Agung semarang akhirnya benar-benar selesai dibangun dan diresmikan pada tanggal 14 November 2006 oleh Presiden saat itu, yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Total biaya yang dihabiskan untuk membangun masjid ini kurang lebih Rp 198 Milyar. Cukup besar ya. Sekarang masjid ini menjadi salah obyek wisata semarang yang diminati banyak wisatawan.

Kondisi pelataran Masjid Agung Semarang, Jawa Tengah.
Kondisi pelataran Masjid Agung Semarang, Jawa Tengah. (foto: bakpiamutiarajogja.com)

Gambaran Kondisi Masjid Agung Jawa Tengah Sebagai Objek Wisata Semarang

Selain arsitek Masjid yang bagus, ikon yang dimiliki oleh Masjid Agung di Semarang ini adalah adanya payung hidrolik yang bisa membuka dan menutup dengan ukuran yang besar setinggi 100 meter. Payung hidrolik yang tinggi menjulang ini sebenarnya juga identik dengan ikon salah satu masjid besar umat muslim di dunia loh, yaitu Masjid Nabawi.

Ohya, tidak setiap hari payung ikonik masjid agung semarang ini dibuka. Ada waktu-waktu tertentu kapan payung Masjid Agung Semarang bakal dibuka, yaitu pada saat ada acara yang membutuhkan tempat sampai pelataran masjid. Biasanya pada hari jum’at, sabtu dan minggu atau pada saat ibadah hari khusus keagamaan.

Jumlah Payung Masjid Agung Semarang ini berjumlah 6 buah yang sama-sama kokoh dan menjulang tinggi. Jumlah payung tersebut menandakan Rukun iman dalam keyakinan agama islam. Hmm, yang muslim masih hapal kan ya? Hehe..

Trending Lainnya:

[Full Review] Serunya Berfoto di Old City 3D Trick Art Museum Semarang

[Full Review] Tugu Muda Semarang Dan Tragedi Memilukan Di Baliknya

Untuk membuka payung Masjid Agung Semarang ini membutuhkan tenaga listrik yang lumayan besar loh untuk mendorong hidrolik yang ada pada payung tersebut. Para pengunjung dipersilahkan mengambil photo secara bebas asalkan tidak mengganggu ketertiban yang ada. jadi, jangan terlalu over ya gayanya..

Baca Juga :  [Full Review] Desa Wisata Lembah Kalipancur: Kampung Wisata Di Semarang Yang Masih Asri

Saat memasuki area masjid, kita akan mendapati pemandangan Kitab Suci Al-Quran raksasa dengan ukuran 145 cm x 95 cm. Wuih.. Selain ukurannya yang besar, Al-Quran tersebut memang istimewa loh karena ditulis tangan secara langsung oleh penulis kaligrafi Hayatudin dari Universitas Sain dan Ilmu Al-Quran, Wonosobo. Membutuhkan waktu 3 tahun untuk merampungkan penulisan Al-Quran dengan ukuran jumbo tersebut. *Takjub..*

Selain Payung yang ada di Masjid Agung Semarang, terdapat juga menara pandang Al-Husna yang memiliki tinggi 99 meter dan total 19 lantai. Tinggi menara mempunyai arti khusus, yaitu 99 Nama Asmaul Husna. Sedangkan lantai dasar digunakan untuk studio radio dakwah Islam (Radio Dais), lantai dua dan tiga dipakai sebagai museum budaya islam.

Dari puncak menara, pengunjung bisa melihat pemandangan pelabuhan dengan begitu dekat. Konon, menara ini dulunya adalah menara pandang untuk melihat kapal-kapal yang datang menuju pelabuhan semarang. Oh, menara pengawas ternyata..

Payung Masjid Nabawi, mirip payung Masjid Agung Semarang. (foto: adaptivemutability.wordpress.com)

Akses Rute Menuju Ke Lokasi Wisata Masjid Agung Semarang

Nah, bagi Kamu yang masih juga bingung lewat mana rute menuju ke lokasi wisata Masjid Agung Semarang ini, cukup manfatkan bantuan Google Maps dari smartphone Kamu dengan cara:

  • Download Google Maps di Play Store, kalau belum mempunyai aplikasi ini
  • Aktifkan fungsi GPS pada smartphone Kamu
  • Buka aplikasi Google Maps
  • Ketik Masjid Agung Semarang dibagian pencarian
  • Apabila sudah ketemu, klik pada tombol “Petunjuk Arah atau Direction
  • Saat GPS Kamu Aktif, maka Google Maps akan memberikan rute dari lokasi Kamu berada menuju tempat Masjid Agung Semarang
  • Klik tombol “Mulai atau Start
  • Kamu akan dipandu secara Langsung (Real Time) oleh Aplikasi ini menuju lokasi wisata Masjid Agung Semarang
  • Akan ada suara pemandu yang mengarahkan arah perjalanan Kamu
  • Kamu bisa memilih bahasa pemandu ini dengan masuk ke pengaturan (settings) Google Maps, pilih pengaturan navigasi (navigation settings), lalu pilih suara (voice), lalu klik bahasa pemandu yang Kamu pilih.
  • Jangan lupa membawa power bank ya, karena menjalankan GPS aplikasi ini membutuhkan daya baterai yang lumayan
Baca Juga :  Inilah Daftar Lengkap Mall Di Semarang Yang Populer

Masjid Agung Semarang Menjadi Tempat Wisata Semarang Terkini Yang Wajib Dikunjungi

Apabila Kamu ke semarang, Masjid Agung Semarang ini pasti bakal seru untuk di kunjungi. Selain untuk wisata Religi, lokasi ini bisa juga dipakai untuk spot-spot photo pra-weding yang oke punya. Tentu saja harus ijin dahulu kepada takmir masjid supaya tidak dianggap mengganggu ketertiban ya.

Payung Masjid Agung Semarang saat senja
Payung Masjid Agung Semarang saat senja. (foto: Javaloka.com)

Itulah tadi sedikit ulasan mengenai obyek wisata semarang, yaitu Masjid Agung Semarang atau Masjid Agung Jawa Tengah. Semoga bisa memandu kegiatan wisata Kamu di semarang. Apabila Kamu menyukai informasi yang ada di dalam artikel ini, mohon share ke teman jejaring sosial Kamu ya karena bisa jadi sharing Kamu dapat bermanfaat untuk teman-teman yang lain.

Selamat piknik..

 



Published by Gieniesta

Menulis buat kamu :)

Leave a Reply

Your email address will not be published.